Puisi Quote by Ridzuan Harun Download Open image ““Dua dekad kemudian kubuka pintu kalbuku kata-kata puitisku bertukar jadi debu.”” — Ridzuan Harun ★ ★ ★ ★ ★ 4.0 out of 5 (3 ratings) Copy quoteShare Puisi
“Kata Lintjens, "Meis, jangan memarahi Tuhan dalam kesusahanmu. Kau toh tidak bertanya di mana Tuhan ketika kau merasa senang".” — Remy Sylado Copy Share Image
“Kama baba yako hakukufundisha kwamba kuiba ni kitu kibaya, dunia itakufundisha kwa kukuchukia.” — Enock Maregesi Copy Share Image
“Jawaban teragung pada caci maki dan kebusukan: “Bahkan walau ingin membalas, aku tak kuasa. Sebab aku tak punya kata-kata keji dan nista.” — Anonymous Copy Share Image
“Mata pisau diasah tajam untuk memotong, mengiris dan membentuk. Begitu pula dengan kata-kata.” — B. "Xeno" Prasetyo Copy Share Image
“Jika Tuhan memperhatikan kehidupan kita, kuharap Dia lebih mementingkan hal-hal selain kesukaanku minum scotch dan makan daging babi.” — Khaled Hosseini Copy Share Image
“Habis kikis. Segala cintaku hilang terbang. Pulang kembali aku padamu. Seperti dahulu.” — Amir Hamzah Copy Share Image
“Pada telapak tangan kubuka sebuku nasib dan membaca makna isyarat alam-Nya.” — Ridzuan Harun Copy Share Image
“Di hadapan laut-Mu terasa kecamukku lebur duka yang kubebat itu beratnya cuma senipis angin.” — Ridzuan Harun Copy Share Image
“Mungkin seseorang masih tak tahu lirih perih dalam rintik rindu ini. Selamat malam, kamu yg berlalu dalam gerimis.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“tak ubah nya hantu di keramaian, tatapannya, seolah berkata ; Setiap perlakuan, ada harga yang harus di bayar anak adam Walau tuntas pun tak… — andra dobing Copy Share Image
“Pada telapak tangan kubuka sebuku nasib dan membaca makna isyarat alam-Nya.” — Ridzuan Harun Copy Share Image
“Sebuah puisi adalah suatu pengalaman kehidupan yang terungkap - betapapun sukar dalam kesakitan; dan dalam kesempatan.” — Leo AWS Copy Share Image
“Laksana setitik embun nafas melekat di daun. Daun itulah jasad engkau. (Mengharap)” — Darma Mohammad Copy Share Image
“Kembali menggelora akan nestapa Biarlah tenggelam namun yakinku tak pernah berubah padamu Saat bulan tersenyum menegur sapa menampakkan diri saat hangat mulai menyinari secercah… — silviamnque Copy Share Image
“Imaji-ku. Cermin dari malam. Sepasang bola mata hitam menyelinap diriku. Terpaan angin menghela pelan menyentuh kulit epidermisku. Kau hinggap dalam ruang-ruang penuh suara dalam… — silviamnque Copy Share Image
“Kini aku selalu memberi jarak antara kamu dan puisi. Puisi telah menumbuhkan sayapsayap di punggungku untuk lebih dekat padaNya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Kata-kata di muka kertas beratnya hakiki Tersimpan khazanah Ilahi dan mutiara insani Jika digali-gilap disimpul makna dalam dada Jika diserap pada ribuan jiwa remaja… — Wan Mohd Nor Wan Daud Copy Share Image
“Doa ku seakan paku di peti mati mu. Tajam mendalam. Menembus dadamu, menjelma dunia rapuh, penuh kegelisahan tak berarti . . #andradobing” — andra dobing Copy Share Image
“Pagi menyelinap di jemarimu sebagai sepi yang selalu ditangkap puisi, mengabadikan sepasang jejak yang sembunyi” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image