Puisi Quote by Ridzuan Harun Download Open image ““Pada telapak tangan kubuka sebuku nasib dan membaca makna isyarat alam-Nya.”” — Ridzuan Harun ★ ★ ★ ★ ★ 2.8 out of 5 (8 ratings) Copy quoteShare Puisi
“Kuletakkan rindu di telapak tanganmu Terserah mahu kau apakan padanya” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Kita telah melawan Nak, Nyo. Sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.” — Pramoedya Ananta Toer Copy Share Image
“Jadi kau jangan bermegah atau sombong kalau kau merasa telah melakukan perbuatan baik, kau hanyalah jalan dan kesempatan bagi kebaikan itu untuk menjelma” — Anonymous Copy Share Image
“Pram, cinta itu jorok… Dia ada di mana aja, nggak kenal tempat. Temuin pilihan gue tadi deh, siapa tahu cocok. Buka mata, buka hati...… — Adenita Copy Share Image
“Kau tahu, sesungguhnya Tuhan telah mati bagi mereka yang kecewa.” — Bagus Dwi Hananto Copy Share Image
“Jawaban teragung pada caci maki dan kebusukan: “Bahkan walau ingin membalas, aku tak kuasa. Sebab aku tak punya kata-kata keji dan nista.” — Anonymous Copy Share Image
“bukan ambisi yang membawa diri mu pada kesuksesan tapi kesungguhanmu meraih kesuksesan itu dengan keikhlasan” — Anonymous Copy Share Image
“Bersama sayapku yang pernah patah dahulu Aku hampiri malammu Mengkhabarkan rindu di telapak tanganmu Selamat Pagi, taman-taman bunga...” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Sebab musuh utama kita bukan penjajah atau bencana, tetapi ketakberdayaan yang beranak pinak dalam diri.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Dengan gerakan pelan telapak tangan Timur merangkul telapak tangan Aggi. Berdiri begitu rapat. Tanpa kentara, Aggi balas menggenggam telapak tangan kokoh laki-laki itu.” — Desi Puspitasari Copy Share Image
“Dua dekad kemudian kubuka pintu kalbuku kata-kata puitisku bertukar jadi debu.” — Ridzuan Harun Copy Share Image
“Di hadapan laut-Mu terasa kecamukku lebur duka yang kubebat itu beratnya cuma senipis angin.” — Ridzuan Harun Copy Share Image
“Mungkin seseorang masih tak tahu lirih perih dalam rintik rindu ini. Selamat malam, kamu yg berlalu dalam gerimis.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“tak ubah nya hantu di keramaian, tatapannya, seolah berkata ; Setiap perlakuan, ada harga yang harus di bayar anak adam Walau tuntas pun tak… — andra dobing Copy Share Image
“Sebuah puisi adalah suatu pengalaman kehidupan yang terungkap - betapapun sukar dalam kesakitan; dan dalam kesempatan.” — Leo AWS Copy Share Image
“Laksana setitik embun nafas melekat di daun. Daun itulah jasad engkau. (Mengharap)” — Darma Mohammad Copy Share Image
“Kembali menggelora akan nestapa Biarlah tenggelam namun yakinku tak pernah berubah padamu Saat bulan tersenyum menegur sapa menampakkan diri saat hangat mulai menyinari secercah… — silviamnque Copy Share Image
“Imaji-ku. Cermin dari malam. Sepasang bola mata hitam menyelinap diriku. Terpaan angin menghela pelan menyentuh kulit epidermisku. Kau hinggap dalam ruang-ruang penuh suara dalam… — silviamnque Copy Share Image
“Kini aku selalu memberi jarak antara kamu dan puisi. Puisi telah menumbuhkan sayapsayap di punggungku untuk lebih dekat padaNya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Kata-kata di muka kertas beratnya hakiki Tersimpan khazanah Ilahi dan mutiara insani Jika digali-gilap disimpul makna dalam dada Jika diserap pada ribuan jiwa remaja… — Wan Mohd Nor Wan Daud Copy Share Image
“Doa ku seakan paku di peti mati mu. Tajam mendalam. Menembus dadamu, menjelma dunia rapuh, penuh kegelisahan tak berarti . . #andradobing” — andra dobing Copy Share Image
“Pagi menyelinap di jemarimu sebagai sepi yang selalu ditangkap puisi, mengabadikan sepasang jejak yang sembunyi” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Butiran gula larut dalam kopi hitam Taburan bintang larut dalam kelam malam Pahit manis kenangan teraduk Kuhirup semalam suntuk” — Sam Haidy Copy Share Image