Quote by Iwan Setyawan Download Open image ““Ketika kesederhanaan dan cinta keluarga menyelamatkannya.”” — Iwan Setyawan ★ ★ ★ ★ ★ 2.3 out of 5 (9 ratings) Copy quoteShare
“Ada kecenderungan untuk meninggalkan kegagalan dan membiarkannya tertimbusdek masa.Jumlah pembelajaran yang amat banyak terbazir begitu saja kerana kegagalan tidak di kupas sepenuhnya.Jadi pembelajaran sebenar… — Andrew Grove Copy Share Image
“Sesuatu menyelinap di hatiku dan meremasnya tanpa ampun. Menciptakan keluhan-keluhan di mulutku, dan kebodohan-kebodohan di pikiranku, aku cemburu.” — Dini Meditria Copy Share Image
“Ketidaksetaraan inilah yang menyebabkan ketidakadilan dan ketimpangan ekonomi.” — The Dusty Sneakers Copy Share Image
“ketika ada yang mencela proses ketaatanmu dan merendahkan jalan keshalihanmu, kasihanilah mereka ! barangkali Imannya sedang terluka” — firman nofeki Copy Share Image
“Ketika kehidupan tak lagi sama, Ramadan membuatnya purna dalam keikhlasan menerima. (Ramadan yang Tak Biasa - Linda S)” — Anonymous Copy Share
“Kemal menarik lengan&badanku. Aku menyorongkan tubuh agar menyentuh dinding Kabah,menciuminya&melelehlah air mataku di sana bersama doa-doa” — Dian Nafi Copy Share Image
“Tanyakan kepada dunia apa itu cinta? Jika bukan oleh bentang waktu yang panjang, genap dengan suka cita dan kegetiran, bagaimanakah caranya mengukur kedalaman cinta?” — Tasaro Copy Share Image
“melupakan kisah duka dan rasa sakit itu diibaratkan menarik tabir awan kelabu yang masih memayungi lalu membenarkan cahaya putih itu masuk dan membiaskan sinarnya” — Shahzy Hana Copy Share Image
“Kalau orang bener-bener mencintai, gak ada rasa kemarahan, kekesalan, kekecewaan kepada cinta tersebut” — LoveinParisSeason2 Copy Share Image
“Nduk, sekolah nang SMP iku mesti. Koen kudu sekolah. Uripmu cek gak soro koyok aku, Nduk! Aku gak lulus SD. Gak iso opo-opo. Aku… — Iwan Setyawan Copy Share Image
“Buk, jangan nangis lagi ya. Kalau Bayek sudah besar, Bayek janji akan membahagiakan Ibuk. Bayek janji, ikrar Bayek dalam hati.” — Iwan Setyawan Copy Share Image
“Nah, temani aku ya? Temani aku, meskipun aku tinggal tulang dan kulit saja," bisik Bapak.” — Iwan Setyawan Copy Share Image
“Cintanya, terbisikkan lewat nasi goreng terasi. Lewat tatapan mata yang syahdu. Lewat daster batik usangnya. Ah, begitu perkasa. Lima buah hati di tangan satu… — Iwan Setyawan Copy Share Image
“Ibuk belum sempat bilang apa-apa. Tak terucap terima kasih tapi wajahnya penuh syukur.” — Iwan Setyawan Copy Share Image
“… Makanya semoga ada rejeki ya. Jadi kita bisa makan empat sehat lima sempurna tiap hari," tutur Ibuk.” — Iwan Setyawan Copy Share Image
“Kebahagiaan akan terasa lebih manis, lewat sebuah perjuangan yang sepenuh hati.” — Iwan Setyawan Copy Share Image
“Tak ada janji yang terungkap dari mulut mereka. Tapi hati mereka telah berikrar untuk mencintai satu sama lain, dengan sederhana. Mereka tidak saling memberikan… — Iwan Setyawan Copy Share Image