Puisi Quote by Helvy Tiana Rosa Download Open image ““Puisi itu pada dasarnya akrobatik kata-kata, tapi harus disiasati agar punya lapis makna”” — Helvy Tiana Rosa ★ ★ ★ ★ ★ 4.2 out of 5 (10 ratings) Copy quoteShare Puisi
“Maafkan Jika senyumku Tersembunyi dibalik air mata Dan kata-kata mesra Menjadi tanpa daya Karena terperangkap Dalam Prasangka Tapi Tuhan Tahu.. Cinta yang kupunya Lebih… — Asma Nadia Copy Share Image
“Dengan penuh kebahagiaan kau akan menerima benih si bayi, dan melalui rasa sakit kau akan melahirkan seorang bayi. Tapi inilah yang membuatmu menghargai dan… — Kim Dong Hwa Copy Share Image
“Tulisan itu rekam jejak. Sekali dipublikasikan, tak akan bisa kau tarik. Tulislah hal-hal berarti yg tak akan pernah kau sesali kemudian.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Mungkin seseorang masih tak tahu lirih perih dalam rintik rindu ini. Selamat malam, kamu yg berlalu dalam gerimis.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Aku telah membuka semua pintu dan melepas merpati-merpati itu pergi. Tanpa pesan, tanpa persinggahan. Melintasi taman paling rindu tempat kau bunuh kenangan kita berkali-kali.… — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Para ibu selalu mempunyai tempat untuk menampung duka, lalu mengecupnya dan bangkit.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“ Ia akan pergi ke jalan yang paling cinta. Jalan yang tak pernah membedakan bau darah seseorang.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Saya pakai jilbab bukan untuk kepentingan para lelaki. Saya berjilbab untuk kepentingan saya. Untuk kemerdekaan saya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Kini aku selalu memberi jarak antara kamu dan puisi. Puisi telah menumbuhkan sayapsayap di punggungku untuk lebih dekat padaNya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Tulus adalah: aku bahagia bila teman-temanku berhasil, sukses, mulia. Dan aku turut pedih bila mereka bersedih...” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Pagi menyelinap di jemarimu sebagai sepi yang selalu ditangkap puisi, mengabadikan sepasang jejak yang sembunyi” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Sebab musuh utama kita bukan penjajah atau bencana, tetapi ketakberdayaan yang beranak pinak dalam diri.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Mungkin seseorang masih tak tahu lirih perih dalam rintik rindu ini. Selamat malam, kamu yg berlalu dalam gerimis.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“tak ubah nya hantu di keramaian, tatapannya, seolah berkata ; Setiap perlakuan, ada harga yang harus di bayar anak adam Walau tuntas pun tak… — andra dobing Copy Share Image
“Pada telapak tangan kubuka sebuku nasib dan membaca makna isyarat alam-Nya.” — Ridzuan Harun Copy Share Image
“Sebuah puisi adalah suatu pengalaman kehidupan yang terungkap - betapapun sukar dalam kesakitan; dan dalam kesempatan.” — Leo AWS Copy Share Image
“Laksana setitik embun nafas melekat di daun. Daun itulah jasad engkau. (Mengharap)” — Darma Mohammad Copy Share Image
“Kembali menggelora akan nestapa Biarlah tenggelam namun yakinku tak pernah berubah padamu Saat bulan tersenyum menegur sapa menampakkan diri saat hangat mulai menyinari secercah… — silviamnque Copy Share Image
“Imaji-ku. Cermin dari malam. Sepasang bola mata hitam menyelinap diriku. Terpaan angin menghela pelan menyentuh kulit epidermisku. Kau hinggap dalam ruang-ruang penuh suara dalam… — silviamnque Copy Share Image
“Kini aku selalu memberi jarak antara kamu dan puisi. Puisi telah menumbuhkan sayapsayap di punggungku untuk lebih dekat padaNya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Kata-kata di muka kertas beratnya hakiki Tersimpan khazanah Ilahi dan mutiara insani Jika digali-gilap disimpul makna dalam dada Jika diserap pada ribuan jiwa remaja… — Wan Mohd Nor Wan Daud Copy Share Image
“Doa ku seakan paku di peti mati mu. Tajam mendalam. Menembus dadamu, menjelma dunia rapuh, penuh kegelisahan tak berarti . . #andradobing” — andra dobing Copy Share Image
“Pagi menyelinap di jemarimu sebagai sepi yang selalu ditangkap puisi, mengabadikan sepasang jejak yang sembunyi” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image