Puisi Quote by Shamsudin Othman Download Open image ““Wujudku seperti penyair sunyi tanpa bara api puisi-Mu.”” — Shamsudin Othman ★ ★ ★ ★ ★ 4.1 out of 5 (6 ratings) Copy quoteShare Puisi
“Mungkin senja hanya sebuah cerita yang simpang siur disekitaran api unggun.” — nom de plume Copy Share Image
“Tak penting kau mengerti atau tidak, tapi puisi adalah caraku membingkaimu dalam sunyi.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Secuil Api kehangatan, lebih baik dijaga tetap menyala. Daripada meredup, kemudian mati membeku selamanya.” — Arbie Ruswandono Copy Share Image
“Ilmu di peringkat maknawi dan yaqini Kawanku, bukan lagi nisbi ciptaan basyari Anugerah Rabbul Jalil, harus disyukuri, dinikmati Dan amalkan sepenuh hati, disebarkan ke… — Wan Mohd Nor Wan Daud Copy Share Image
“Seperti seekor semut hanyut bergantung pada sepotong rumput yang diayun-ayunkan gelombang.” — Tan Malaka Copy Share Image
“Surat cinta yang indah itu tanpa titik, tanpa koma. Tak terputus, bikin bahagia.” — Iwan Esjepe Copy Share Image
“tṛṇād api sunīcena, taror ivai sahiṣṇunā amāninā mānadena, kīrtanīyaḥ sadā hariḥ” — Mahanidhi Swami Copy Share Image
“Barangkali keindahan bukan hanya terpancar dari keindahan itu sendiri, tetapi juga dengan siapa kita menikmati keindahan itu.” — Anonymous Copy Share Image
“Tapi manusia bukan cetakan tunggal mumi adam diatas bumi, yang ditaruh dalam gelas, tanpa sejarah, tanpa keterlanjutan kebudayaan.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Hujan...tanpa perlu kau minta aku merindumu sepanjang masa bahkan Ketika kau baru saja menyapa bumi hingga basah...” — Anonymous Copy Share Image
“Mungkin seseorang masih tak tahu lirih perih dalam rintik rindu ini. Selamat malam, kamu yg berlalu dalam gerimis.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“tak ubah nya hantu di keramaian, tatapannya, seolah berkata ; Setiap perlakuan, ada harga yang harus di bayar anak adam Walau tuntas pun tak… — andra dobing Copy Share Image
“Pada telapak tangan kubuka sebuku nasib dan membaca makna isyarat alam-Nya.” — Ridzuan Harun Copy Share Image
“Sebuah puisi adalah suatu pengalaman kehidupan yang terungkap - betapapun sukar dalam kesakitan; dan dalam kesempatan.” — Leo AWS Copy Share Image
“Laksana setitik embun nafas melekat di daun. Daun itulah jasad engkau. (Mengharap)” — Darma Mohammad Copy Share Image
“Kembali menggelora akan nestapa Biarlah tenggelam namun yakinku tak pernah berubah padamu Saat bulan tersenyum menegur sapa menampakkan diri saat hangat mulai menyinari secercah… — silviamnque Copy Share Image
“Imaji-ku. Cermin dari malam. Sepasang bola mata hitam menyelinap diriku. Terpaan angin menghela pelan menyentuh kulit epidermisku. Kau hinggap dalam ruang-ruang penuh suara dalam… — silviamnque Copy Share Image
“Kini aku selalu memberi jarak antara kamu dan puisi. Puisi telah menumbuhkan sayapsayap di punggungku untuk lebih dekat padaNya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Kata-kata di muka kertas beratnya hakiki Tersimpan khazanah Ilahi dan mutiara insani Jika digali-gilap disimpul makna dalam dada Jika diserap pada ribuan jiwa remaja… — Wan Mohd Nor Wan Daud Copy Share Image
“Doa ku seakan paku di peti mati mu. Tajam mendalam. Menembus dadamu, menjelma dunia rapuh, penuh kegelisahan tak berarti . . #andradobing” — andra dobing Copy Share Image
“Pagi menyelinap di jemarimu sebagai sepi yang selalu ditangkap puisi, mengabadikan sepasang jejak yang sembunyi” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image