ANG TAONG SPECIAL, MAHIRAP IWASAN MAHIRAP IWANAN AT MAS MAHIRAP KALIMUTAN TULAD MO KAHIT DI KA NAG REREPLY SA MGA CHAT AT… — Nicole Banaria Copy Share Image
Valkaiyai nenaithu vaadi vidathe sohathai nenaithu sornthu vidathe padipu enum padiel thelivaha erinal than mathipu enum maadiyai elithaha adaiya mudium — Bhara[ni]thy Copy Share Image
“Kesabaran adalah penjaga pintu hasrat. Kesabaran menganjurkan kontemplasi ketimbang tindakan reaksioner.” — Anonymous Copy Share Image
“Orang yang bersikap negatif, sesuatu yang positif baginya adalah negatif. Tapi bagi mereka yang positif, sesuatu yang negatif akan dipandangnya secara positif.” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Banyak orang hanya membela fanatisme terhadap agama, politik atau pribadi tertentu dan bukan terhadap kebenaran.” — Robert Siahaan Copy Share Image
“Tanganku tak rupawan; dik kelak diri kita mengembara dalam mimpi, dunianya di batas kesempurnaan hingga nafas merenggang tak sanggup diraih #andradobing” — andra dobing Copy Share Image
“Hanya pantai yang mampu membaca Pasang surut hatinya Hanya laut yang mampu mengeja Rasa air matanya” — Sam Haidy Copy Share Image
“Lucu, ya, bagaimana hal luar biasa bagi seseorang ternyata biasa bagi orang lain. Sebetulnya ‘biasa’ dan ‘luar biasa’ cuma masalah persepsi. Semua… — Anonymous Copy Share Image
“Jalaa hai jism jahaan dil bhii jal gayaa hoga, Kuredate ho jo ab raakh justajuu kyaa hai? [justajuu : desire] The fire… — Hasan Suhail Siddiqui Copy Share Image
“Al-Quran dalam pendapatnya mempunyai sifat supernatural. Kemukjizatannya terletak bukan hanya pada isi dan kebenaran psikologis dan mistisnya, tetapi juga pada cepatnya Islam… — Gustave E. Von Grunebaum Copy Share Image
“Jika ada kawan yang suka menghukum , perlu tahu seni mendidik. Jika ada kawan yang suka merajuk , perlu tahu seni memujuk.… — Fatimah Syarha Mohd Noordin Copy Share Image
“I love you.. Kahit na san ako mag punta, ikaw lang mamahalin ko. I love you.. Kahit na ilang beses mo akong… — Bianca Bernardino Copy Share Image
“Tiada penderitaan sedikit pun yang terasa pada dirinya. Apa yang dihajatkannya sudah rasa tercapai. Anaknya sudah menjadi. Semua penderitaan hanyalah perasaan sahaja.… — Keris Mas Copy Share Image
Rishte or Raste zindagi ke do pahlu hai kabhi rishte nibhate-2 raste kho jate hain Toh Kabhi raston par chalte chalte rishte… — Zoheb Copy Share Image
“Di bidang pertahanan, alokasi anggaran belanja modal kita rencanakan untuk mendukung tercapainya minimum essential force (MEF) berupa pengadaan alat utama sistem persenjataan… — SBYudhoyono Copy Share Image
“Walaupun saya tidak beruntung sampai kepada ujung jalan itu, walaupun saya akan patah di tengah jalan, saya akan mati dengan bahagia. Jalan… — Sulastin Sutrisno Copy Share Image
“Melihat orang yang kamu sayangi terluka jauh lebih menyakitkan daripada merasakan luka itu sendiri.” — Irin Sintriana Copy Share Image
“Oh, Tuhan," Sheila bergumam pelan, saat dia mengamati pemandangan itu, "mengapa hal-hal yang begitu indah membuatku begitu sedih?” — Torey L. Hayden Copy Share Image
“Ketika manusia bebas memutuskan untuk menghormatimu, hadiah yang kaumiliki lebih mahal nilainya daripada apapun.” — Natsume Sōseki Copy Share Image
“Isipite siku hata moja katika maisha yako bila kusema hata kimoyomoyo kwa wazazi wako na kwa watu wote wanaokupenda kwamba unawapenda, kwani… — Enock Maregesi Copy Share Image
“Zindagi aur Khushi “Zindagi bhaag rahi hai... aur ham uske peeche peeche. Kabhi kabhi ruk jaana bhi zaroori hota hai, kyunki wahi… — mmKhan Copy Share Image
In Taoist philosophy, 'yin' is the feminine principle, representing the forces of earth, while 'yang' is the masculine principle, representing spirit. — Marianne Williamson Copy Share Image
“MHARILYN: Naku, sobrang thank you po, talaga! URSULA: Bakit sobra? Hindi ba pwedeng eksakto ang--eksaktong thank you? Sayang naman yung sobrang hindi… — Bob Ong Copy Share Image
Mera dil chaahe tumko jitna Na kisi chaaha maine itana Dhadkano mein tum ho samaaye Bin tumhaare jiya nahi jaaye — Anonymous Copy Share Image
“Penyair tak mempunyai tugas lain kecuali membaca kalbu semesta dan menangkapnya dengan hati, getar pena, bahkan topimu.” — Abdurahman Faiz Copy Share Image
Hasna Hasana Kisiko Gwara Nhi Hota Har Musafir Jindgi Ka Shara Nahi Hota Milte He Log Is Tanha Zindgi Me Par Har… — Butterfly_Kisses Copy Share Image
Nazar ko nazar ki khabar na lage, Koi accha bhi is kadar na lage, Aapko dekha hai bas us nazar se, Jis… — Babloo Copy Share Image
“Kita bersyukur masyarakat Indonesia kini bebas berekspresi. Protes & kritik wajar, selama tidak memfitnah & merusak.” — SBYudhoyono Copy Share Image
“Priyayi utama itu, Sastro, tidak hanya akan gagah dalam kemenangan, tetapi juga dalam kekalahan.” — Anonymous Copy Share Image
“Maka di negeri ini, para pemimpi adalah pemberani. Mereka Kesatria di tanah nan tak peduli. Medali harus dikalungkan di leher mereka.” — Andrea Hirata Copy Share Image
“… Makanya semoga ada rejeki ya. Jadi kita bisa makan empat sehat lima sempurna tiap hari," tutur Ibuk.” — Iwan Setyawan Copy Share Image
“salah jika anda berkata hidup bukan untuk sebuah penantian, kenyataannya setiap saat manusia hanya menanti tuhan menjemput kita. terlihat putus asa memang,… — Anonymous Copy Share Image
“Elemen terpenting kita bukan pada otak. Namun, pada apa yang menuntun otak kita--kepribadian, hati, kebaikan, dan ide-ide progresif” — Fyodor Dostoyevsky Copy Share Image
“Wafundishe watoto wako uaminifu, adabu na jinsi ya kuishi vizuri na watu, ili waaminike, waheshimike na waishi vizuri na watu.” — Enock Maregesi Copy Share Image
“Sebab musuh utama kita bukan penjajah atau bencana, tetapi ketakberdayaan yang beranak pinak dalam diri.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Kisah Majnun dan Laila bukanlah omong kosong, mereka nyata dalam cinta abadi yang paling murni, sebuah puisi indah yang tiada taranya” — Anonymous Copy Share Image
“Kadang kadang manusia berubah kerana apa yang berlaku di sekelilingnya. Kadang kadang pula, kerana dia dilatih untuk membuat perubahan. Itulah antara teori… — Aina Emir Copy Share Image
“Muhabbat jin ky saath hoti hai, woh kabhi tanha nahi hoty. muhabbat unhen kabhi tanha hony nahi deti.” — Farhat Ishtiaq Copy Share Image
“Janganlah tuan-tuan percaya kalau sejarah itu dikatakan satu sahaja, jangan-jangan ada lain perkara di sebaliknya (Ketupat Cinta Musim Pertama)” — Faisal Tehrani Copy Share Image
“Hanya mereka yang mengenal trauma, mereka yang pernah dicakar sejarah, tahu benar bagaimana menerima kedahsyatan dan keterbatasan yang bernama manusia” — Goenawan Mohamad Copy Share Image