Menulis Quote by Helvy Tiana Rosa Download Open image ““Mari bersenang-senang! Mari mengarang!”” — Helvy Tiana Rosa ★ ★ ★ ★ ★ 2.6 out of 5 (8 ratings) Copy quoteShare Menulis
“Mari kita ekspresikan kebebasan disertai akhlak yang bertanggung jawab” — SBYudhoyono Copy Share Image
“Bersabarlah! Jangan terlalu mengharapkan sesuatu itu berlangsung seperti yang kita mahukan. Tetapi bersabarlah dengan takdir yang ditentukan sehingga kita mampu berasa tenang dan tenteram.” — Anonymous Copy Share Image
“...Mengapa kau berhenti bercita-cita bujang?pahamkah engkau,berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia!! Bapak Mustar M.Dja'idin.BA.” — Anonymous Copy Share Image
“Benang perak, benang baldu, Mari menekat atas paya; Pandang awak, hati rindu. Mari dekat pandang saya.” — Noor Suraya Copy Share Image
“Orang yang merasa dirinya manusia paling bahagia, memang ia manusia yang paling bahagia.” — Charles Caleb Colton Copy Share Image
“Tulisan itu rekam jejak. Sekali dipublikasikan, tak akan bisa kau tarik. Tulislah hal-hal berarti yg tak akan pernah kau sesali kemudian.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Mungkin seseorang masih tak tahu lirih perih dalam rintik rindu ini. Selamat malam, kamu yg berlalu dalam gerimis.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Aku telah membuka semua pintu dan melepas merpati-merpati itu pergi. Tanpa pesan, tanpa persinggahan. Melintasi taman paling rindu tempat kau bunuh kenangan kita berkali-kali.… — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Para ibu selalu mempunyai tempat untuk menampung duka, lalu mengecupnya dan bangkit.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“ Ia akan pergi ke jalan yang paling cinta. Jalan yang tak pernah membedakan bau darah seseorang.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Saya pakai jilbab bukan untuk kepentingan para lelaki. Saya berjilbab untuk kepentingan saya. Untuk kemerdekaan saya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Kini aku selalu memberi jarak antara kamu dan puisi. Puisi telah menumbuhkan sayapsayap di punggungku untuk lebih dekat padaNya.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Tulus adalah: aku bahagia bila teman-temanku berhasil, sukses, mulia. Dan aku turut pedih bila mereka bersedih...” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Pagi menyelinap di jemarimu sebagai sepi yang selalu ditangkap puisi, mengabadikan sepasang jejak yang sembunyi” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Sebab musuh utama kita bukan penjajah atau bencana, tetapi ketakberdayaan yang beranak pinak dalam diri.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Tulisan itu rekam jejak. Sekali dipublikasikan, tak akan bisa kau tarik. Tulislah hal-hal berarti yg tak akan pernah kau sesali kemudian.” — Helvy Tiana Rosa Copy Share Image
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” — Pramoedya Ananta Toer Copy Share Image