“Jika mawar itu berduri, tusuklah hingga merah darahku, agar aku terbangun pada kenyataan tanpa dirimu.” — Fenny Wong Cinta Copy Share Image
“Kau lahir penuh harapan dan kau memberiku sedikit harapan itu.” — Fenny Wong Family Copy Share Image
“Bernostalgia selalu terasa menyedihkan, walau di dalam kesedihan itu ada keindahan yang misterius.” — Fenny Wong Nostalgia Copy Share Image
“Putri mana, pangeran mana... yang tidak terkurung? Kau dalam kastilmu, aku dalam tanggung jawabku. Nafsuku. Dendamku.” — Fenny Wong Dendam Copy Share Image