Quote by AD Rahman Ahmad Download Open image ““Rindumu bagaikan tertulis di setiap helaian gambaran mimpiku. Selamat Pagi Taman Bunga.”” — AD Rahman Ahmad ★ ★ ★ ★ ★ 3.1 out of 5 (6 ratings) Copy quoteShare
“Bersama sayapku yang pernah patah dahulu Aku hampiri malammu Mengkhabarkan rindu di telapak tanganmu Selamat Pagi, taman-taman bunga...” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Rindu tak menyisakan apapun bagi kita kecuali kehilangan. (segitiga)” — Dian Nafi - Nessa K Copy Share Image
“Aku bagai seekor burung elang yang dipotong sayapnya. Setiap kali Inggit memandangiku, setiap kali pula darah menetes dari urat darahnya. Memang terasa lebih berat… — Cindy Adams Copy Share Image
“Ruapanya orang gunung hanya bercawat setiap hari. Mereka baru berpakaian bila ada tamu atau pada kesempatan-kesempatan terentu.” — Pramoedya Ananta Toer Copy Share Image
“Aku rindu padamu. Ini rindu yang lebih lama daripada menunggu alam semesta dan dunia ini tercipta.” — Anonymous Copy Share Image
“Kala sang lidah tak sanggup bicara, hati mendenting gitar pun mengalun, lantunkan kata tak mungkin terucap.” — Toba Beta Copy Share Image
“Ketidakupayaan diri hanya wujud di dalam diri orang yang tidak mahu berusaha. Selagi kita mahu berusaha, selagi itu kita berupaya. Jangan pernah mengaku kalah… — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Sekuntum mawar yang kupetik tadi dari taman hati Khas buat engkau yang ke sini bertandang dalam diam memeriahkan lagi teratak ini Ambil... Ambil... Jangan… — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Apa yang engkau rahsiakan di sebalik senyummu Kau memberitahuku lewat sinar matamu” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Orang yang bersikap negatif, sesuatu yang positif baginya adalah negatif. Tapi bagi mereka yang positif, sesuatu yang negatif akan dipandangnya secara positif.” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Kuletakkan rindu di telapak tanganmu Terserah mahu kau apakan padanya” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Impian itu benih kejayaan, keduanya bergandingan. Jika impian tanpa usaha, itu hanya angan-angan.” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Mawar walaupun sekali berduri, jika disentuh dengan penuh kelembutan, ia tidak akan melukakan jari.” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image
“Jendelaku tak beralaskan kaca Terbuka! Menjemput hembusan angin kehidupan meraba wajah Di dada bermukim warkah lagenda hikayat nusantara dongengan Tun Teja bercengkerama membeningkan mata” — AD Rahman Ahmad Copy Share Image