“Cinta itu berhenti ditengah kemacetan cuma buat beliin bunga yang kamu suka” — LoveinParisSeason2 Copy Share Image
“Hayat bahasa di akal bangsanya ajal bahasa di keris bangsanya.” — Sahrunizam Abdul Talib Copy Share Image
“Terkadang apa yang disangka orang tidak penting, justru merupakan hal terpenting” — Anonymous Copy Share Image
Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat, kayu dan batu jadi senjata. — Salman Aditya Copy Share Image
“Itna toh ek reham mujhpar hona chaiye tha Uske shehar mein mera ek ghar hona chaiye tha” — Wajid shaikh Copy Share Image
“Kenangan tetap selalu tersisa, benda tak lebih hanya kail pemicu. Selama kenangan itu ada, rasa itu masih tetap membekas.” — Devania Annesya Copy Share Image
“Ketika sebuah perjuangan menghasilkan satu komitmen, ketika sebuah proses menghasilkan satu tujuan, ingat kawan! Hasil tidak akan mengkhianati sebuah proses!” — Anonymous Copy Share Image
“Nilijitolea sehemu ya maisha yangu ya kijamii na kifamilia kuweza kuchapisha Kolonia Santita katika kiwango nilichokitaka.” — Enock Maregesi Copy Share Image
“Hal lain yang menghalangi produktivitas ialah pujian kritisi. Pujian itu bagai menantang saya, agar saya menulis yang nilainya sama dengan apa yang… — Anonymous Copy Share Image
School mein bachche ke papa ne teacher se kaha Madam ji thodi aap koshish karo, thodi hum karte hain, bachcha to nikal… — Sadie Copy Share Image
“Cinta kan tidak butuh tali. Ia membebaskan. Jadi buat apa kita melawan arusnya dan malah saling menjajah?” — Dee Copy Share Image
“Dapatkah seseorang itu membayangkan bahawa pedang Islam yang patah dapat menakutkan Maharaja Khan yang gagah perkasa itu hingga tunduk kepada agama yang… — Muhammad Zaki Badawi Copy Share Image
“Begitu banyak hidup orang berubah lantaran sebuah pertemuan. Disebabkan hal itu, umat Islam disarankan melihat banyak tempat dan bertemu dengan banyak orang… — Andrea Hirata Copy Share Image
“Bulan Merah lalu ditenggak darah bulan merah lolongnya yang serigala hingga ujung benua sebayang lindap sebayang lindap melayar-layar bulan merah mengucur airmata… — Anonymous Copy Share Image
“Lalu, kenapa menikah itu jadi kewajiban?” tanyaku setelah menelan suapan makanan pertamaku. “Asli, gue jadi beneran nggak nafsu makan. Makasih lho, Nin.”… — Okke Sepatumerah Copy Share Image
Sex is life: The act of creation in pleasure, the loss of oneself in another, the coming together of opposites in a… — Frederick Lenz Copy Share Image
Kailan mo ba malalaman na mahal kita? kapag wala na ako? kapag wala kang matakbuhan? siguro! pero sana naman malaman mo kasi… — Sahleenzlie Copy Share Image
“Ilmu hati itu ternyata "jikok dikambang salaweh alam, jikok dilipek sagadang kuku", kalau dikembang seluas alam, kalau dilipat sekecil kuku, tergantung bagaimana… — Ahmad Fuadi Copy Share Image
“Musuh membiak seperti tikus. Kau injak mereka, kau racun mereka, kau bakar mereka, akan lebih banyak lagi yang muncul! Tidak ada bedanya… — John Shors Copy Share Image
“Negara akan hancur sekiranya kita mempunyai orang yang berliterasi tetapi tidak terdidik (literate uneducated) yang mempunyai keahlian dan kemahiran yang tinggi dalam… — Mohd Yusof Hj. Othman Copy Share Image
“Kenangan memang sering menjebak. Tapi, sebaiknya, kenangan tetap jadi kenangan. Jangan diubah jadi harapan. Jadikan pelajaran. Kalau lo mengubah kenangan jadi harapan,… — Anonymous Copy Share Image
Saa moja ukaayo na maumivu ni refu kuliko siku nzima iliyo na furaha. — Lc The DreamKid Copy Share Image
“Hidup itu selalu menarik. Daripada hanya pasrah, selalu coba cari jalan.” — Yoshichi Shimada Copy Share Image
“Cinta punya alasan untuk berhenti, tapi melanjutkan cinta bukanlah sebuah kesalahan.” — Dini Meditria Copy Share Image
“Cinta begitu sederhana, tanpa perlu alasan apa-apa. Begitu saja.” — Sefryana Khairil Copy Share Image
“Jangan pernah menjaminkan rasa kepada waktu. Ia punya masa kedaluwarsanya.” — Windy Ariestanty Copy Share Image
“. Sarkar teen parkar: Adei thindana, narpitana Auru jiyam noipitana. (The” — Madhu Ramnath Copy Share Image
“Jadi pilihlah suasana hati kalian, dalam situasi paling kacau sekali pun.” — Ahmad Fuadi Copy Share Image
“tenanglaj, bermimpi itu gratis. hanya mewujudkannya yang perlu bayar.” — Alivia Sasa Copy Share Image
“Ang tama at mali ay base sa perspiktibong tinitignan mo at hindi ang sinasabi ng mga tao.” — Kevin Anos (Vinsfortin Copy Share Image
Peene de sharab masjid me baith ke Galib Ya woh jaga bata jaha KHUDA nahi hai !! — Anonymous Copy Share Image