“Tapi manusia bukan cetakan tunggal mumi adam diatas bumi, yang ditaruh dalam gelas, tanpa sejarah, tanpa keterlanjutan kebudayaan.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Saya tak membenci orang-orang itu. Tapi saya membenci tindakan orang-orang itu.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Patriotisme memang sering seperti api lilin di dalam tong terang, tapi terkurung.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Mereka tahu hasil 2 + 2 = 4 tapi tak tahu mengapa 2 x 2 juga sama dengan 4.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Untuk berkuasa hanya diperlukan tindakan, sedang untuk menjadi baik diperlukan kebiasaan -- proses yang tak putus-putusnya.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Dunia ini merupakan sebuah latar belakang, dan dari sana tersusun sebuah atau beberapa buah norma, yang membatasi luasnya pilihan-pilihan yang bisa diambil.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Seorang novelis sebaiknya menciptakan “sebuah wilayah di mana tak seorang pun memiliki kebenaran...tapi di mana setiap orang punya hak untuk dimengerti” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Kenapa selama ini orang praktis terlupa akan burung gereja, daun asam, harum tanah: benda-benda nyata yang, meskipun sepele, memberi getar pada hidup… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Ketika akidah menjadi teknik (dari kata technc) yang merancang menusia agar tak tergantung kepada nasibnya yang lemah dan mudah berdosa, dan agar… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Yang indah memang bisa menghibur selama-lamanya, membubuhkan luka selama-lamanya, meskipun puisi dan benda seni bisa lenyap. Ia seakan-akan roh yang hadir dan… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Merekalah kelas menengah yang tak disuapi penguasa dan merekalah sendi demokrasi.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Bagi Eropa, planet ini terlampau kompleks untuk diterangkan dengan sebuah 'logika monoteistik yang biner' -- hitam atau putih, mulia atau durjana, kawan… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Saya tak mengharapkan pahlawan. Orang tak selalu baik, benar, berani. Tapi saya mengagumi tindakan yang baik, benar, berani, biarpun sebentar.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Pemilihan umum memang perlu dilihat sebagai upacara merayakan tekad tapi juga kerendahan hati: "sebuah Indonesia yang lebih baik" selamanya akan jadi sebuah… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Rifangi hanya menawarkan sehelai pembalut putih yang steril, tapi manusia bukan cetakan tunggal mumi Adam di atas bumi, yang ditaruh dalam gelas,… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Tiap kata diletakkan dengan seksama, tetapi sekaligus tiap kalimat dijadikannya hidup, mengorak, meliuk, seperti tarian seorang koreograf.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Syahdan, Presiden Sarkozy menghadiahkan komik Asterix kepada anak Presiden Obama. Saya tak tahu apa pesannya. Tapi mungkin ini: di dunia ini, nak,… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Di sekolah, anak-anak belajar bahasa Indonesia, tetapi mereka tak pernah diajar berpidato, berdebat, menulis puisi tentang alam ataupun reportase tentang kehidupan. Mereka… — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Untuk berkuasa hanya diperlukan tindakan, sedang untuk menjadi baik diperlukan kebiasaan -- proses yang tak putus-putusnya.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Saya tak membenci orang-orang itu. Tapi saya membenci tindakan orang-orang itu.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Dunia ini merupakan sebuah latar belakang, dan dari sana tersusun sebuah atau beberapa buah norma, yang membatasi luasnya pilihan-pilihan yang bisa diambil.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
I fear if I cannot think again, if my mind suddenly goes blank. It will be embarrassing. — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Kalimat klise adalah topeng bagi mereka yang takut berkepribadian. Dan topeng selalu berkaitan dengan semacam kepalsuan.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Hanya mereka yang mengenal trauma, mereka yang pernah dicakar sejarah, tahu benar bagaimana menerima kedahsyatan dan keterbatasan yang bernama manusia” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Mereka tahu hasil 2 + 2 = 4 tapi tak tahu mengapa 2 x 2 juga sama dengan 4.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image
“Patriotisme memang sering seperti api lilin di dalam tong terang, tapi terkurung.” — Goenawan Mohamad Copy Share Image