“Jaraklah yg mempertemukan kita.Bila tiada jarak,tiadalah kita.Dalam jarak,rindu bertumbuh&tak jemu utk bertemu&bertamu” — Dian Nafi Copy Share Image
“Seberapa berat amanah seorang ibu|berat banget seberat nyawa lo kali|ngeri dong|banget, makanya gw selalu berharap kalian hati2~” — Dian Nafi Copy Share Image
“bukan kalimat terima kasih tetapi justru permohonan maaf seperti itu membuat tubuh Yudhistira melunglai.” — Dian Nafi Copy Share Image
“Cinta yang dipenuhi tanda tanya akan membawa kita kepada lagu–lagu melankolis” — Dian Nafi Copy Share Image
“Bersaudara dg siapapun&gol manusia spt apapun tdk kan mmbawa mudhorot&jk ada mudhorot cm perlu sdkt mengubah btk persaudaraannya” — Dian Nafi Copy Share Image
“Ramadhanku yang indah... bulan suci nan rahmat. Semangatmu akankah terhenti begitu saja? [Wawat S]” — Dian Nafi Copy Share Image
“Silahkan jd kritikus ttg apapun di negeri ini, tp jgn lupakan nasionalisme kalian. Jgn cm kaya kiritik tp miskin jiwa negarawan” — Dian Nafi Copy Share Image
“Masjid Nabawi,indah, cantik, nyaman, menyenangkan, menyejukkan. sorga di atas bumi.” — Dian Nafi Copy Share Image
“indahnya sholat indahnya islam kita bagaikan satu tubuh.. masing-masing mengisi tempat - tempat kosong seperti sel-sel yang berpadu rapat ..membentuk satu tubuh… — Dian Nafi Copy Share Image
“Berbaktilah pada orang tua selagi mereka ada. Karena saat mereka tiada, sungguh, hanya sesal yang ada. ((Mudah-mudahan) Bukan Ramadhan Terakhir, Rima RL)” — Dian Nafi Copy Share Image
“kita mengira org yg acak-acakan gila di jalan itu tdk waras,&sebaliknya sebenernya dia yg dikira gila justru mikir kita yg tdk waras” — Dian Nafi Copy Share Image
“kutinggalkan Masjidil Haram dg gontai. Air mata terkuras,hati serasa tak rela, tapi aku hrs pulang. tak boleh masuk lagi jk sdh Tawaf… — Dian Nafi Copy Share Image
“Doa yang panjang,padat dan berisi penuh kehambaan dan permohonan ampun kepada-Nya membawa kami luruh. Terbayang dosa-dosa dan kemaksiatan yang telah lalu. Air… — Dian Nafi Copy Share Image
“Semuanya menjadi sejuk dan indah dalam pandangan orang yang sedang dimabuk asmara.” — Dian Nafi Copy Share Image
“Kepercayaan konsumen merupakan syarat mutlak untuk membangun bisnis online yang sukses” — Dian Nafi Copy Share Image
“Melibatkan seseorang dalam pengambilan keputusan penting dalam hidup seseorang itu sebuah KEHORMATAN bagi org tersebut” — Dian Nafi Copy Share Image
“Kalau ada keinginan yang kuat, niat ikhlas disertai usaha dan doa, Insya Allah berhasil.” — Dian Nafi Copy Share Image
“Meski kerisauan hadir dalam pikiranku, tapi ketenangan dan kekhusyukan memenuhi dada” — Dian Nafi Copy Share Image
“Beruntung kita‘punya’ Allah. Allah tak hanya melihat kemampuan, tapi juga usaha, prosesnya” — Dian Nafi Copy Share Image
“Silahkan jd kritikus ttg apapun di negeri ini, tp jgn lupakan nasionalisme kalian. Jgn cm kaya kiritik tp miskin jiwa negarawan” — Dian Nafi Copy Share Image
“Seberapa berat amanah seorang ibu|berat banget seberat nyawa lo kali|ngeri dong|banget, makanya gw selalu berharap kalian hati2~” — Dian Nafi Copy Share Image
“I can touch without hand, can reach without move closer then catch without my edge sight” — Dian Nafi Copy Share Image
“Semuanya menjadi sejuk dan indah dalam pandangan orang yang sedang dimabuk asmara.” — Dian Nafi Copy Share Image
“Kepercayaan konsumen merupakan syarat mutlak untuk membangun bisnis online yang sukses” — Dian Nafi Copy Share Image
“Journey gives us a chance to start all over again and be a new personality” — Dian Nafi Copy Share Image
“Bersaudara dg siapapun&gol manusia spt apapun tdk kan mmbawa mudhorot&jk ada mudhorot cm perlu sdkt mengubah btk persaudaraannya” — Dian Nafi Copy Share Image
“bukan kalimat terima kasih tetapi justru permohonan maaf seperti itu membuat tubuh Yudhistira melunglai.” — Dian Nafi Copy Share Image
“Kubisikkan pada Cairo, aku tak akan mengucapkan selamat tinggal, tetapi kukatakan aku akan kembali, menaklukkan indahmu dan kesempurnaanmu yang belum sempat kujelajahi.” — Dian Nafi Copy Share Image
“Emak merasa gembira ketika ia memasak untuk banyak orang. Ada rasa bahagia yang tak terbeli dan bisa menawarkan rasa lelah. (Sangu Cangkedong, Rima RL)” — Dian Nafi Copy Share Image
“Kemal menarik lengan&badanku. Aku menyorongkan tubuh agar menyentuh dinding Kabah,menciuminya&melelehlah air mataku di sana bersama doa-doa” — Dian Nafi Copy Share Image