“Patriotisme bukan seperti yang diindoktrinasikan orang-orang kolot zaman agraris itu. Aku tetap cinta Tanah Air, tetapi tidak dalam arti birokrat. Cinta saya kepada Tanah Air dan bangsa kuungkapkan secara masa kini, zaman generasi pascanasionalisme. Jika aku menjadi orang, pribadi, sosok… — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image
“Indonesia ini memang negeri yang unik, penuh dengan hal-hal yang seram serius, tetapi penuh dagelan dan badutan juga. Mengerikan tapi lucu, dilarang justru dicari… — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image
“Bhinneka Reka Wasana Shama Aja (Reka: Ikhtiar; Wassana: Akhir).” — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image
“Patriotisme bukan seperti yang diindoktrinasikan orang-orang kolot zaman agraris itu. Aku tetap cinta Tanah Air, tetapi tidak dalam arti birokrat. Cinta saya kepada Tanah… — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image
“Dunia dagang adalah dunia keras dan kejam, lebih keji daripada medan pertempuran tentara, ya kecuali kalau dunia angkatan perang sudah menjadi dunia bisnis, nah,… — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image
“Ya, Neti tahu sudah mengapa manusia tidak seperti bambu atau pisang. Agar sang 'aku' dapat menemukan seorang 'engkau', sehingga dapat dewasa berpadu dalam penghayatan… — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image
“Setiap strategi yang sehat dan benar harus selalu berusaha mereduksi pihak lawan seminimum mungkin dan merangkul kawan sebanyak mungkin, sambil membujuk sebanyak mungkin lawan… — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image
“Pesta Yunani, pesta kaum demokrat yang membuktikan betapa filsafat dan kegembiraan murni benar-benar adalah saudara sekandung, karena kedua-duanya lahir dari rahim keindahan, yang tiada… — Y.B. Mangunwijaya Copy Share Image